top of page

NATIONAL LIBRARY BOARD SINGAPURA BERKUNJUNG Ke PERPUSTAKAAN INDIKA DESA SAMBIREJO

Sambirejo, INDIKA [01/10/2019]. Guna mengetahui dan mendalami penerapan konsep perpustakaan berbasis inklusi sosial di Perpustakaan Indika Desa Sambirejo, Mrs. Aicheng tay, Mr. Lee kee Siang, Mr. Sean Chon dari National Library Board ( NLB ) Singapura di dampingi Deputy Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Ibu Dra. Woro Titi Haryanti, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, Ibu Dra. Monika Nur Lastiyani, MA. Dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul, Bp. Ali Ridlo, MM., beserta rombongan berkunjung ke perpustakaan indika desa sambirejo.
Kunjungan dilaksanakan pada hari selasa tanggal 24/09/2019 pukul 15.00 dan diterima langsung oleh Kepala Desa Sambirejo Yuliasih Dwi Martini, SP, di dampingi Sekretaris Desa Arif Riyadi, Camat Ngawen Slamet Winarno, S.Sos, MM dan Kepala Perpustakaan Indika Arif Nugroho, S.Pd.I beserta Pengelola “Suatu kehormatan bagi kami perangkat desa dan pengelola perpustakaan indika atas kunjungan dari NLB Singapura, Perpusnas RI, DPAD DIY dan DPK Kab. Gunungkidul.
National Library Board ( NLB ) Singapura tertarik pada beberapa kegiatan Perpustakaan Desa Indika Desa Sambirejo Kecamatan Ngawen seperti pelatihan desain grafis yang melahirkan desainer muda sambirejo yang hasil desainnya terbeli oleh warga jepang dengan nominal $ 114 dolar. Pelatihan Olahan Makanan Sehat Daun Kelor yang telah mampu membumingkan kasiat daun kelor dan saat ini telah berkembang menjadi beberapa jenis olahan makanan, Kelompok Sida Lampah yang mampu mengolah sampah plastik menjadi bunga hias dan beberapa kerajinan tangan, kelompok Reseller Sambirejo dengan fasilitasnya mampu memperoleh pendapatan rata-rata perbulan Rp. 3.000.000, Kelompok Sablon yang belum lama dilatih telah menerima order dari beberapa kelompok dan personal. selain kegiatan pelatihan untuk peningkatan ekonomi, perpustakaan indika juga melaksanakan program pendidikan dan kesehatan seperti pembentukan karakter mandiri dan berbudaya melalui Sekolah Alam Indika Sambirejo dan screaning kesehatan remaja.
Arif Nugroho, S.Pd.I, Kepala Perpustakaan Indika menuturkan, perpustakaan berdiri sejak 2008 dan sejak bergabung dengan perpuseru CCFI pada tahun 2017 perpustakaan indika mulai menerapkan konsep perpustakaan berbasis inklusi sosial, dengan menerapkan konsep ini, perpustakaan indika mampu melahirkan beberapa kegiatan pelibatan masyarakat yang impact nya langsung dirasakan oleh masyarakat. Saat ini sudah 5 kelompok usaha dan 4 program unggulan yang berjalan dengan rutin dan mendapatkan dukungan maasyarakat.
Apresiasi dan rasa bangga disampaikan National Library Board ( NLB ) Singapura, Perpusnas, DPAD DIY, dan DPK Kab. Gunungkidul kepada Perpustakaan Indika atas pencapaian keberhasilan dan berbagai kegiatan yang dapat melibatkan berbagai kalangan masyarakat dan memberi manfaat bagi masyarakat Desa Sambirejo.
KEMBALINYA PERMAINAN TRADISIONAL DI DESA SAMBIREJO

Gelak tawa anak-anak mewarnai sore hari di Sambirejo, Kamis (25/07) anak-anak sambirejo merasakan asiknya permainan tradisional yang selama ini belum dikenal oleh mereka. Di zaman milenial ini game online telah menggeser permainan-permainan tradisional yang berakibat munculnya sifat individualisme pada anak.
Perpustakaan Indika Desa Sambirejo menginisiasi untuk mengenalkan kembali permainan tradisional bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sambirejo dan beberapa Lembaga Pendidikan di wilayah Desa Sambirejo.
Adnan salah satu peserta kegiatan tersebut mengaku senang dengan permainan-permainan ini. Ditemui di lokasi yang sama kepala perpustakaan indika mengungkapkan “kita mencoba mengenalkan kembali permainan tradisional ini kepada anak-anak sebagai permainan edukasi. Karna sesungguhnya di dalam permainan tradisional ini mengandung makna yang dalam untuk membentuk karakter displin, mandiri dan berjiwa sosial. Kita tumbuhkan kembali adat ketimuran melaui permainan ini.
BERBURU ILMU DI PERPUSTAKAAN INDIKA DESA SAMBIREJO

Sambirejo, 20 Juli 2019. Salah satu program perpustakaan desa adalah melayani kunjungan siswa / siswi dari lembaga pendidikan yang ada di Sambirejo dan sekitarnya. Seperti pada hari sabtu ini, para siswa sedang asik mencari dan membaca buku-buku yang ada di perpustakaan indika desa sambirejo.
Siswa yang berkunjung pada kesempatan ini adalah siswa dari MI Yappi Nologaten Desa Jurang Jero yang berjumlah 19 siswa. Disini asik, tempatnya sejuk ada ac nya, bukunya juga banyak kami betah ada disini, kata khoirotun nisa salah satu peserta kunjungan.
Unit Layanan Pemustaka Aufrida Nur Khasanah ketika ditemui mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu agenda kami, mendekatkan buku kepada anak-anak sejak dini dengan harapan minat baca masyarakat dapat meningkat. Dalam kegiatan ini para siswa selain membaca buku juga diberikan ketrampilan kerajinan tangan.
PERPUSTAKAAN INDIKA SAMBIREJO MENGUKIR PRESTASI

06 Mei 2019. Perpustakaan Desa “ INDIKA” Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul kembali mengukir prestasi sebagai juara II dalam Penilaian Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yoyakarta Tahun 2019.
Setelah melalui uji verifikasi dan visitasi oleh tim juri dan panitia, diputuskan bahwa Perpustakaan Desa “Indika” Desa Sambirejo menyandang Juara II tingkat Provinsi.
Yuliasih Dwi Martini, S.P. Kepala Desa Sambirejo mengaku sangat bangga atas kerja keras dan prestasi yang diukir oleh perpustakaan indika. Semoga prestasi ini menjadi cambuk semangat bagi pengelola perpustakaan indika untuk lebih giat, aktif dan inovatif dalam menumbuhkan minat baca di masyarakat Sambirejo.
Arif Nugroho Kepala Perpustakaan Desa Indika mengaku senang dan bangga atas kerja keras seluruh pengelola perpustakaan, disela kesibukan pekerjaan masing – masing mereka tetap konsen dalam berbagai kegiatan perpustakaan. Perolehan juara ini adalah sebagai cambuk bagi kami, yang artinya kami harus lebih baik dalam pelayanan, harus bisa memberi yang terbaik, dan terus meningkatkan inovasi dalam kegiatan pelibatan masyarakat sesuai dengan Visi Misi kami.
Prestasi ini dapat diraih tak lepas dari dukungan Pemerintah Desa Sambirejo dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten gunungkidul yang selalu memberikan pendampingan secara rutin kepada Perpustakaan Desa “ INDIKA”.
Semoga Perpustakaan Desa “Indika” dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat, pusat informasi, serta tempat rekreasi edukasi.
bottom of page